Rabu, 28 Desember 2011

Hacker Turki Serang Situs Regulator Internet


TURKI tidak hanya membuat kejutan dalam dunia sepak bola dengan melaju ke babak semifinal Piala Eropa 2008. Turki ternyata mampu pula mengguncang dunia internet.
Sebuah kelompok hacker Turki bernama NetDevilz menyerang situs dua regulator tertinggi internet, yaitu Internet Corporation for Assigned Names and Numbers (ICANN) dan Internet Assigned Numbers Authority (IANA).
Akibat serangan NetDevilz, pengguna internet yang membuka situs ICANN dan IANA dialihkan ke situs berisi protes atas kebijakan ICANN, yang berencana melonggarkan pengaturan nama domain internet.
Karena itu jumlah domain di internet akan bertambah banyak. “Anda kira Anda bisa mengontrol domain, tetapi Anda sesungguhnya tidak bisa mengendalikan domain. Semua orang tahu itu. Kami yang sesungguhnya mengendalikan domain, termasuk ICANN,” papar NetDevilz dalam pernyataan protesnya. Pengamat sekuriti internet Zone-H.
org menilai, NetDevilz adalah kelompok hacker yang sangat aktif. Sejak awal tahun ini, sudah belasan situs diserang NetDevilz. Kelompok hacker itu mengaku sebagai pembela kebebasan di internet. Sepak terjang NetDevilz juga terbilang unik. Kelompok hacker itu kerap menghantam situs-situs porno dan mengampanyekan antipornografi.
NetDevilz juga kerap menyerang situs file-sharing yang sarat pornografi dan aktivitas kejahatan cyber. NetDevilz dinilai sebagai kelompok hacker yang memiliki kualifikasi teknik komputasi tingkat tinggi karena mereka mampu menyerang situs secara terencana dengan target yang sudah ditentukan.
Berbeda dari sebagian kelompok hacker lain yang menyerang secara acak, dengan melakukan pemindaian kelemahan dan menghantam siapa pun yang lemah. Namun, sepak terjang NetDevilz banyak memicu kecaman karena kelompok hacker itu berupaya menegakkan hukum dengan cara yang melanggar hukum. (ahmad fauzi)
disadur dari http://www.seputar-indonesia.com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar